SALONAMADOR.COM
Ultimate magazine theme for WordPress.

Anti Menyesal! Inilah Tips Membeli Ponsel Terbaru

Pedagang menata ponsel dagangannya di Jakarta, Jumat (5/7/2019). Pemerintah akan mengeluarkan regulasi untuk memblokir ponsel selundupan atau "black market" melalui validasi database nomor indentitas ponsel (IMEI) pada Agustus 2019. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.
0 45

Anti Menyesal! Inilah Tips Membeli Ponsel Terbaru – Setiap tahun pabrikan ponsel selalu merilis ponsel jagoan terbaru mereka. Harga ponsel terbaru ini memang cenderung turun jika dikomparasikan dengan spesifikasinya.

Hal ini memang jadi berkah buat mereka yang membeli ponsel belakangan. Tapi justru malah bikin bingung buat mereka yang  tak paham betul bagaimana memilih ponsel.

Oleh karenanya, kali ini saya akan berbagi tips bagaimana memilih ponsel terbaru agar kamu tak menyesal di kemudian hari.

Pedagang menata ponsel dagangannya di Jakarta

1. Memperhatikan produsen ponsel

Jargon soal “abaikan produsennya, yang penting ponselnya” rasanya tidak valid. Pasalnya melihat latar belakang dari pembuat ponsel bakal selalu relevan sampai kapanpun.

Produsen yang baik akan selalu menjaga reputasi ponsel buatan mereka agar tidak mengecewakan konsumen. Sehingga beberapa pabrikan ponsel memiliki penggemar tersendiri yang cukup fanatik.

Kamu boleh abai soal produsen, tapi fakta di pasaran membuktikan sebaliknya. Produsen yang baik akan selalu memperhatikan riset, alur pembuatan, distribusi, sampai layanan purna jual.

Produsen kacangan tak akan peduli dengan itu semua. Mereka bakal berdalih dengan alasan “yang namanya ponsel, tergantung pemakainya”. Padahal produsen yang baik bisa dipakai secara baik, bahkan oleh orang awam sekalipun.

2. Melihat ulasan terpercaya

Kita tak bisa memungkiri bahwa ada banyak pengulas gawai diluar sana yang menyajikan ulasan atau review berbayar. Mereka dibayar oleh produsen atau pemasar ponsel agar ulasannya baik, meskipun barangnya jelek.

Yang perlu kamu ketahui adalah tak semua pengulas seperti itu. Dan tak semua pabrikan juga berwatak jahat macam begitu.

Masih banyak pengulas ponsel yang menyajikan fakta apa adanya. Kalau jelek ya dibilang jelek, bahkan kalaupun dibayar. Kalau bagus pasti mereka katakan suka dengan ponsel tersebut.

Begitu juga dengan pabrikan. Mereka tak akan meminta ulasan baik seluruhnya. Sebab ulasan tersebut sangat bermanfaat bagi para periset untuk membuat ponsel lebih baik lagi.

Jadi pakailah ulasan dari pengulas ponsel itu secara seimbang. Anggap saja mereka penyaji second opinion kamu sebelum membeli ponsel. Temukan mereka di situs resminya, media sosial, dan tentu akun YouTube mereka.

3. Sebisa mungkin beli ponsel di tempat resmi

Tahukah kamu jika nyaris seluruh pabrikan dan pemasar ponsel memiliki promotor di kota-kota kamu? Mereka tersebar di seluruh konter-konter besar yang hadir di sepanjang jalan protokol kota kamu.

Biasanya mereka berkaos atau berkemeja khas dari pabrikan masing-masing. Kadang-kadang mereka memakai ornamen tertentu untuk menarik perhatian.

Poinnya adalah mereka merupakan perwakilan resmi dari merek ponselnya masing-masing. Jadi konter yang ada promotor semacam ini selalu menjual ponsel yang resmi.

Kalau boleh disebut, biasanya Vivo, Oppo, Samsung, dan Realme merupakan merek yang memiliki promotor semacam ini di konter-konter.

Sementara Xiaomi tampaknya berfokus pada Mi Store sendiri yang terpisah dari konter biasa. Sehingga harga ponsel China ini biasanya bervariatif kalau di konter.

4. Sesuaikan dengan kebutuhan

Ada sebuah pernyataan yang menarik, bahwa nyaris 70 persen dari fitur sebuah ponsel tidak pernah kita pakai. Kamu boleh tak setuju, namun pernyataan ini banyak diamini oleh orang.

Sebabnya sederhana, yakni sangat banyak orang yang membeli ponsel namun hanya melihat desain kebaruannya saja. Misalnya desainnya lebih kekinian sementara ponsel yang lamanya terlihat ketinggalan zaman.

Contohnya adalah poni pada layar. Maka ketika ada ponsel dengan desain kamera depan pop-up maupun slider, maka yang berponi tampak ketinggalan zaman.

Begitu juga dengan keberadaan dukungan terhadap jaringan 5G. Padahal jaringan ini belum masif di Indonesia. Sehingga fitur 5G ini tentu tak bisa dipakai. Dan banyak contoh lainnya yang terasa mubazir.

5. Lihat-lihat budget

Kebutuhan dan budget kadang-kadang menjadi dilema. Misalnya begini, kamu membutuhkan ponsel dengan kamera terbaik saat ini. Tentu saja opsinya harus membeli ponsel flagship yang harganya diatas Rp10 juta. Berat, ya.

Kalau sudah butuh, maka menabung hingga kamu memiliki uang sebanyak itu adalah jalan yang baik. Sebab kalau kamu membeli ponsel sesuai budget yang ada, tentu saja bakal sia-sia belaka sebab tak sesuai dengan kebutuhan.

Kalau budget kamu banyak sih, sebetulnya kalau tak ada kebutuhannya juga silakan. Toh, itu uang kamu sendiri.

Penutup

Itulah tips agar kamu tak menyesal ketika membeli ponsel terbaru. Jika kamu pengin menambahkan tips ini, silakan kemukakan di kolom komentar, ya. Terima kasih.

Leave A Reply

Your email address will not be published.